JSSP 2015

Asosiasi Pematung Indonesia (API) didukung oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DIY sedianya akan menyelenggarakan perhelatan Jogja Street Sculpture Project 2015 (JSSP 2015) bertajuk “Antawacana” pada bulan Oktober-Desember 2015. Para seniman patung akan menyajikan karya patungnya di sepanjang Jalan Mangkubumi-Kotabaru, Yogyakarta.

Jogja Street Sculpture Project bercita-cita menghadirkan seni patung di tengah-tengah masyarakat sebagai salah satu bagian kesenian yang telah tumbuh lama di Yogyakarta. Sebagai bagian dari rangkaian perhelatan Jogja Street Sculpture Project tersebut, maka seminar ini bertugas memberi pijakan diskusi mendalam bagi pelaku seni mengenai bagaimana semestinya seni patung dihadirkan di tengah masyarakat.

Seni rupa yang hadir di ruang publik kota, tidak saja menjadi media ekspresi seniman, tetapi juga mempunyai fungsi dan peran penting sebagai bagian dari elemen sebuah kota. Antara lain fungsi rekreasi, pendidikan, kontrol sosial, penanda lokasi, ekspresi komunal warga, dsb. Ruang kota di dalam perjalanannya selalu menjadi ruang pertaruhan berbagai kepentingan sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Menjadi medan yang pada prakteknya harus diperjuangkan warga sebagai salah satu perwujudan hak warga atas kotanya sendiri. Pun menjadi pekerjaan pemerintah, sebagai institusi yang memiliki kewenangan mengatur dan mengeluarkan kebijakan atas ruang publik.

Jogja Street Sculpture Project 2015 akan menjadi ujian pertama bagaimana seniman patung menghadirkan karyanya di tengah dinamika problem kota Yogyakarta. Apakah seni patung akan berhasil memecah kejumudan warga Yogyakarta atas berbagai persoalan-persoalan kota yang saat ini makin banyak dikritisi, ataukah mungkin malah akan menambah potensi persoalan baru? Bagaimana seni patung mampu melakukan aktualisasi terhadap ruang publik dan bukan justru sebaliknya melakukan kooptasi atau malah mengganggu fungsi ruang kota sebagai ruang dialog. Seminar ini diharapkan mampu membedah tantangan tersebut dalam bentuk refleksi, kritik, auto-kritik, dan agenda bersama.